Banyak pengelola ruko Mangga Dua mangkir bayar pajak

Narasumber: kontan.co.id, 11 Januari 2012

JAKARTA. Lemahnya pendapatan negara dari sektor Pajak Pertambahan Nilai (PPN) disebabkan oleh beberapa hal. Salah satu hal yang signifikan yang ditemui oleh Direktorat Jenderal Pajak adalah, banyaknya sektor ritel yang belum membayar pajak.

Dalam hal ini, Fuad Rahmany, Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak, Kementerian Keuangan, memberi contoh, banyak pemilik ruko-ruko di pusat perbelanjaan seperti Mangga Dua mangkir membayar pajak.

“Sektor Usaha Kecil Menengah (UKM), belum tergali. Toko-toko kecil kayak di Mangga Dua, omzet mereka kecil sampai miliaran, jumlah pajak mereka jutaan,” ujar Fuad Rahmany, di kantornya, Selasa (10/2/2012).

Karena banyak yang mangkir itulah, Pajak Pertambaahan Nilai (PPN) tidak memperlihatkan kinerja di tahun 2011. “Masih banyak sektor ekonomi yang tidak menyetor ke PPN. Direktorat Jenderal Pajak belum puas dengan PPN yang ada, dalam hal ini kami akan lebih tegas lagi,” ungkap Fuad.

By ky1945

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s